Ya Muhammad SAW, Kami Hanya Rindu Padamu Ya Rosul

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Oktober 2020 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami sangat berharap bahwa kami termasuk yang dalam sabdamu:

Kami sangat berharap bahwa kami termasuk yang dalam sabdamu: "Sesungguhnya orang itu akan bersama dengan orang yang dicintai". (Foto: Muslim.sg)

Betapa kerinduan ini menjadi keindahan yang selalu hadir untuk bisa bertemu denganmu Yaa Rosul yang telah mengajari kami akan arti cinta dalam menjalani kehidupan.

Cinta bukan sekedar klaim atau kata penuh makna, cinta adalah aksi sekaligus bukti yang berbuah kerinduan. Kekuatan cinta telah menggerakkan hati dan fisik para sahabat nabi dan umat pada awal Islam, meneguhkan dan menyebarkan risalah Islam hingga rela berkorban untuk persembahan yang terbaik kepada Tuhan, agama dan nabi yang mereka cintai.

Saat ini umat Islam sedang diuji atas negara Perancis akibat penerbitan yang dibela oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron, menyusul pemenggalan seorang guru, Samuel Paty, dia mengatakan negaranya tidak akan berhenti menerbitkan atau membicarakan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad.

Guru sejarah itu menunjukkan kartun kepada para muridnya dalam pelajaran kebebasan berekspresi.

Pernyataan Macron ini menimbulkan gelombang kritikan dan protes di sejumlah negara termasuk di Irak, Palestina, Libya dan Suriah.

Ini hanyalah salah satu bukti Cinta umat Islam akhir zaman yang bisa dilakukan atas kecintaan kepada Rosullulloh yang tak rela junjungannya dihina, bersamaan pada bulan kelahiran beliau, Rabiul awal tahun ini.

Peringatan maulid nabi Muhammad SAW adalah sebagai bukti atas Cinta dan kerinduan kepadanya, shalawat berkumandang dalam berbagai versi disetiap acara peringatan Maulid.

Sungguh sahabat Umar bin Khattab tak mampu menahan berlinang airmatanya tatkala seorang perempuan renta sanyup terdengar meluapkan senandung kerinduan kepada baginda nabi Muhammad SAW…

atas nama Muhammad shalawat terbaik manusia-manusia pilihan

engkau senantiasa bangun dan menangis di waktu sahur

wahai dekatkanlah aku dengan asa dan masa, apakah Engkau akan mengumpulkanku dengan kekasihku, Muhammad?

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru