Ya Muhammad SAW, Kami Hanya Rindu Padamu Ya Rosul

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Oktober 2020 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami sangat berharap bahwa kami termasuk yang dalam sabdamu:

Kami sangat berharap bahwa kami termasuk yang dalam sabdamu: "Sesungguhnya orang itu akan bersama dengan orang yang dicintai". (Foto: Muslim.sg)

Pernah kita dalam situasi seperti sahabat Umar bin Khattab? Atau bisa merasakan kerinduan yang teramat sangat pada Rosullulloh, yang hanya dengan bertemu kerinduan itu terobati?

Peringatan Maulid pun mendorong motivasi pasukan Sultan Shalahuddin Al Ayyubi (567 – 622 H) pada masa dinasti Ayyubiyah, memenangi perang salib pada waktu itu.

Peringatan Maulid yang sama saat ini, bisa menjadi mementum ditengah keterpurukan persoalan persoalan dalam bernegara dengan membangkitkan semangat perubahan dengan menghadirkan cinta di tengah menguatnya kebencian antar sasama anak bangsa.

Kelahiran Baginda nabi Muhammad SAW sesungguhnya adalah pembebasan dari sifat kejahiliyaan, kebodohan, kemiskinan dan kesewenang-wenangan, secara perlahan kita lunakkan hati agar tak mengeras ditengah zaman era post truth.

Menurut Ralph Keyes (2004), “dimana kebenaran semakin disamarkan, dan orang-orang menyajikan argumentasi yang sekilas kokoh, namun hakikatnya bangunan epistimologi yang dibangun sangatlah rapuh.”

Akhirnya dari kami, umat akhir zaman wahai Baginda nabi Muhammad Sholallohu’alaihiwasallam, saat ini, esok dan selamanya, yang tersisa dari kami hanyalah cinta dan kerinduan padamu.

Kami sangat berharap bahwa kami termasuk yang dalam sabdamu: “Sesungguhnya orang itu akan bersama dengan orang yang dicintai.”

Hanya itu saja harapan terbesar kami saat ini dan selamanya….

Oleh: Paman Aveng, pekerja swasta

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru