Blunder (PDIP) dari Uni Puan Maharani soal Sumbar dan Pancasila

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 September 2020 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto : Instagram @puanmaharaniri)

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto : Instagram @puanmaharaniri)

Uni Puan yang juga putri dari Datuk Taufik Kiemas, yang memiliki gelar adat minang Datuk Basa Batuah dari Kanagarian Sabu, Batipuh Ateh, Tanahdatar, harusnya menyadari bahwa orang minang banyak sekali yang telah berjasa dalam pembentukan kemerdekaan dan menciptakan Pancasila itu sendiri.

Isi dari Pancasila yang terkandung dalam Pembukaan UUD 45 merupakan usulan tertulis dari tokoh kemerdekaan asal Minang yaitu Mr. Moh. Yamin yang lahir di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat.

Saat sidang hari pertama BPUPKI tanggal 29 Mei 1945, beliau berpidato tentang usulan dasar Negara dan setelah berpidato tersebut beliau mengusulkan 5 rumusan dasar, yaitu:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
  3. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh HikmahKebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sepertinya rumusan Mr. Moh. Yamin inilah yang banyak diambil dan dijadikan sebagai dasar Negara sampai saat ini, seperti butir2 Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 45.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB