Jadi jelas disini, bahwa jika kita ingin bicara Pancasila, maka ada orang minang sebagai salah satu konseptor dan pencetus nllai-nilai yang terkandung didalam butir-butir Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD 45.
Hanya saja saat ini Pancasila ingin di tafsirkan sendiri oleh kelompok tertentu di parlemen dengan memaksakan kehendak mereka dalam RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) yang isinya jelas2 banyak mengambil ide dari Ir. Soekarno diatas dan bertentangan dengan Pancasila yang telah tercantum dalam Pembukaan UUD 45.
Sejalan dengan penjelasan diatas, Uni Puan ini harusnya justru mengingatkan kembali kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri yang bergelar Adat Minang “Puti Reno Nilam” untuk mengoreksi Visi Misi Anggaran Dasar PDIP sekarang ini yang jelas2 mencantumkan Pancasila dari idenya Ir. Soekarno sebagaimana dijelaskan diatas dan bukan Pancasila yang ada di Pembukaan UUD 45.
Rencananya hari ini, Jumat 04/09/2020, pukul 14:00 Wibb bertempat di Gerbang DPR RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta, akan diadakan demo besar besaran masyarakat minang khususnya yang berada di Jakarta. Demo ini dg tajuk “Menuntut Puan Meminta Maaf Kepada Seluruh Masyarakat Minang”, Elok di Awak Katuju di Urang.
Dilain kesempatan, organisasi pemuda minang yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang juga akan meng-Geruduk Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan “Penghinaan” yang dilakukan Puan Maharani terhadap masyarakat SUMBAR. Waktunya dilakukan setelah Demo yang dilakukan di depan gedung DPR RI, Jakarta.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya






