Artinya dari testimoni ini, Ahok lagi mengirim pesan keras ke publik bahwa Erick Tohir telah berbohong, yaitu ketika mengatakan bahwa memilih direksi Pertamina pada RUPS 12 Juni 2020 adalah karena KPI ( Key Performace Indicator) nya bagus, ternyata fakta yang diungkap Ahok malah sebaliknya.
Meskipun semua kebobrokan itu sudah sering kami ungkap kesemua media sejak tahun 2015 hingga 2020 ( jejak digitalnya banyak), namun banyak pihak juga yang tak percaya atau pura pura tak percaya. Tetapi bagi kami tak terlalu penting mau percaya atau tidak, biarlah waktu akan menjawab semuanya itu, dan sekarang Ahok telah menjawabnya.
Karena sejak awal April hingga Juni 2020 kami berhipotesis bahwa kekehnya Pertamina tidak menurunkan harga BBM sepeserpun ketika harga minyak dunia pada posisi terendah selama 43 tahun terakhir karena telah terjadi inefisiensi di proses bisnis Pertamina dari hulu ke hilir.
Untuk itu kami sangat mengapresiasi tinggi dan mendukung penuh semua langkah Ahok ini, maju terus dan pantang mundur, libaaaas saja semuanya itu.
Abaikan saja suara sontoloyo dari si Andre Rosiade anggota DPR RI Komisi VI yang meminta Ahok dicopot karena membuat gaduh di Pertamina, karena si Andre lebih cocok mengurus soal PSK di Padang daripada mengawasi BUMN, atau jangan jangan dia berteriak karena takut gebrakan Ahok ini bisa mengurangi dana CSR di dapilnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya





