Banyak foto2 pelaku yang menunjukkan bahwa beliau adalah seorang pemuda yang riang gembira dan bahkan tetangganya sendiri bilang bahwa dia sehat sehat saja dan bahkan diinfokanlagi bahwa istrinya baru melahirkan.
Ada sedikit kejanggalan disaat pelaku akan dibawa ke kantor polisi, tidak ada pengamanan (SOP) yang ketat seperti penjahat lainnya, diborgor misalnya, sehingga disaat akan dimasukkan ke mobil sedan mulus milik polisi, tersangka masih sempat beradu mulut dan tangan kepada petugas.
Kondisi seperti ini akan sangat jauh berbeda jika yang menjadi korban itu Tokoh Agama lain atau Pejabat tertentu, maka dengan bunyi seperti orchestra , pastilah istilah Teroris, Radikal, dan intoleran akan menggema di seantero jagad semua media mainstream.
Padahal korbannya sekarang ini justru adalah seorang Hafizt Quran dan “Goodlooking” lagi….
Selanjutnya akan dengan gamblang aparat terkait berbicara tentang jaringan teroris pelaku dan dibumbui dengan pendapat pengamat teroris, yang ngakunya mantan teroris juga dari kelompok yang sudah terkenal, yang dengan panjang lebar menjelaskan kelompok teroris yang sedang eksis maupun yang sudah tidak ada lagi. Bahkan sekali2 dia promosi banyak tentang buku2 teroris karangnnya.






