Fenomena Orang Gila yang Memperkusi dan Membunuh Ulama

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 16 September 2020 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulama Syeikh Moh Ali Jaber. (Foto : Instagram @syekh.alijaber)

Ulama Syeikh Moh Ali Jaber. (Foto : Instagram @syekh.alijaber)

Terjadinya pemberontakan oleh Partai Komunis Indonesia atau yang lebih dikenal dengan gerakan G30S PKI, adalah sebagai peringatan bagi kita untuk selalu waspada atas kebangkitan mereka.

Harus disadari dan dipahami bahwa, sepak terjang dan paham Ideologi Partai Komunis Indonesia ini masih ada, melalui anak cucu mereka atau Neo PKI dan masih menaruh dendam. Mereka ini sudah banyak berada di sendi sendi kekuasaan, yang setiap saat bisa melakukan apa saja yang mereka rencanakan.

Untuk itu kita janganlah lengah dan harus selalu waspada terhadap gerakan mereka ini. Jangan biarkan Neo PKI yang masih menaruh rasa dendam ini dan ingin membalasnya dengan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang telah di sepakati oleh para pendiri bangsa, melalui Pancasila 18 Agustus 1945.

Harusnya persoalan “Orang Gila” ini secepatnya bisa di tanggulangi dan jangan dibiarkan berlarut larut. Jika dibiarkan, peristiwa di Banyuwangi, Bandar lampung serta sepak terjang anak cucu Partai Komunis Indonesia ini akan terus berlanjut menjadi semacam bola liar yang tidak dapat di hentikan.

Di era media sosial sekarang ini, informasi juga sudah sangat derasnya mengalir, sehingga masyarakat sudah langsung bisa mengetahui dalam hitungan menit saja, tentang apa yang terjadi dibelahan bumi ini. Begitu juga hampir dipastikan setiap proses kerja aparat-nya juga bisa menjadi perhatian publik secara langsung.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru