Menilik kejadian yang menimpa Syekh Ali Jeber ini, menjadikan segenap Ulama dan Cendikia Muslim makin bersatu. Menjadikan gerakan melindungi Ulam adalah gerakan bersama dalam melaksanakan jihad mereka.
Front Pembela Islam (FPI), GNPF-Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait dua insiden belakangan ini. Yakni, pembunuhan seorang imam masjid di OKU, Sumatera Selatan, dan percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber.
Dalam surat pernyataan sikap yang sudah tersiar banyak di media sosial, terdapat
lima poin isi pernyataan sikap FPI-GNPF Ulama-PA 212 ;
Pertama, mengecam dan mengutuk keras aksi pembunuhan imam masjid di OKU dan percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber di Lampung yang menggunakan cara dan gaya PKI.
Selanjutnya, ketiga ormas Islam tersebut menginstruksikan kepada laskar, jawara, pendekar dan brigade serta umat Islam untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga ulama serta tokoh yang istiqomah dalam berjuang melawan kezaliman dari serangan dan ancaman gerombolan pembenci Islam.






