Ada kesan kasus-kasus yang para terduganya dari kubu lawan penguasa, biasanya cepat ditanggapi. Sebaliknya dari kubu pendukung penguasa cenderung dibiarkan.
Di tubuh pemerintahan, para penguasa secara berjemaah melakukan kesewenangan demi mempertahankan kekuasaan petahana. Rakyat melihat ini. Mereka mengamati itu. Rakyat mencatat begitu banyak ketidakadilan.
Contoh terbaru, Gubernur DKI Anies Baswedan disidang oleh Bawaslu dengan dakwaan melakukan pidana karena mengacungkan dua jari di depan rapat Partai Gerindra.
Padahal, begitu banyak gubernur dan bupati/walikota yang menyatakan diri secara terang-terangan mendukung paslon 01. Dan mereka ini dibiarkan saja.
Tindakan sewenang-wenang seperti inilah yang sekarang menjadi panen badai Jokowi. Inilah yang membuat kampanye beliau terjerembab dan mengalami krisis yang serius. (*)
[Oleh : Asyari Usman. Penulis adalah wartawan senior]
(*) Untuk membaca tulisan Asyari Usman yang lainnya, silahkan KLIK DI SINI.





