Mengapa Kita Pilih Prabowo

- Pewarta

Senin, 15 April 2019 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opiniindonesia.com – Untuk saudara-saudara kami yang masih belum memastikan pilihan presiden, bapak-ibu sekalian, para guru dan kiyai yang dimuliakan, serta adik-adik yang kami sayangi di seluruh pelosok negeri. Kami mencoba menuliskan argumentasi tentang mengapa Pak Prabowo harus kita menangkan dalam pilpres 17 April 2019 ini.

1. Agar anak-cucu-cicit kita kelak bisa kita siapkan di bawah tuntutan al-Quran dan Sunnah. Hanya Prabowo Subianto yang dengan tulus-ikhlas mengikat janji dengan para ulama untuk menerapkan kekuasaan yang kondusif bagi umat Islam dan umat agama lain. Alhamdulillah, pertanda itu terlihat lebih jelas lagi ketika Ustad Abdul Somad dan Ustad Hadi Hidayat bertemu dengan Prabowo dalam dua hari ini.

2. Agar para penganut paham komunis-PKI tidak semakin arogan, merajalela, dan sesuka hati melakukan aktivitas yang bertujuan untuk memperkuat barisan mereka.

3. Agar pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan kekuasan bisa lebih gencar lagi. Kebocoran uang dan kekayaan negara bisa ditekan sekecil mungkin supaya tujuan keadilan dan kemakmuran bagi semua orang dapat terealisasikan.

4. Agar kedaulatan negara dan bangsa bisa direbut kembali. Hari ini, dengan kondisi Indonesia yang serba lemah, kedaulatan itu digerogoti setiap hari. Orang asing mendiktekan kehendak politik dan nafsu bisnis mereka.

5. Agar tenaga kerja asing (TKA), khususnya pekerja RRC yang jumlahnya tidak pernah jelas itu, bisa segera diaudit dan disesuaikan dengan peraturan-perundangan tentang tenaga kerja asing. Hari ini, publik tidak pernah mendapatkan informasi yang akurat tentang jumlah pekerja asal RRC yang berada di Indonesia. Banyak orang yang melaporkan bahwa setiap hari orang-orang yang diduga kuat datang dari Cina daratan, masuk ke Indonesia melalui sejumlah bandara utama. Di bawah pemerintahan Prabowo, isu ini insyaAllah akan dituntaskan agar tidak ada lagi kesimpangsiuran.

6. Agar pemberantasan narkoba berjalan dengan tegas dan serius. Sekarang ini, banyak oknum aparat yang bermain api dengan narkoba untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Sangat tercela. Dan sangat berbahaya bagi anak-cucu-cicit kita. Oknum-oknum aparat itu ikut menjadi pengedar narkoba. Di mana-mana. Untuk membasmi habis musuh manusia ini, Pak Prabowo, insyaAllah, akan menugaskan orang-orang lurus dan memiliki rasa cemas terhadap kerusakan generasi muda.

7. Agar Indonesia menjadi bangsa yang kuat dari segala aspek. Menjadi negeri yang adil dan makmur. Untuk semua, tanpa kecuali.

Mari kita ke TPS tanpa keraguan lagi. Bismillah, Presiden Prabowo Subianto.

Oleh : Asyari Usman, adalah Penulis warawan senior.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru