Kadang mendung, kadang hujan bahkan kadang ada sedikit badai. Tapi alam pasti akan bahu-membahu menolong manusia. Tuhan pun akan menolong hamba-Nya. Manakala kita optimis dan mau berbuat baik untuk semuanya.
Tetaplah bergerak pemuda. Jangan berhenti di titik kosong. Hingga kita lupa, apa sebenarnya yang sedang kita perjuangkan? Bila justru membuat bangsa dan kita makin tidak percaya diri. Maka di ada di pundakmu, pemuda. Mau seperti apa bangsa ini ke depannya?
Sungguh tidak ada kemenangan yang bisa diraih tanpa ada persatuan. Karena hidup itu hanya ada dua pilihan; berani dan ikhlas seperti kamu. Jika tidak berani, ikhlaslah menerimanya. Jika tidak ikhlas, maka beranilah mengubahnya. Salam Sumpah Pemuda.
Oleh : Syarifudin Yunus, Pegiat Literasi TBM Lentera Pustaka.
Halaman : 1 2





