Pemuda Ashabul Kahfi, yang Diam namun Tetap Bergerak

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunci sukses ashabul kahfi tidur selama 309 tahun adalah, mereka selalu bergerak meski dalam diam. (Foto: virenial.com)

Kunci sukses ashabul kahfi tidur selama 309 tahun adalah, mereka selalu bergerak meski dalam diam. (Foto: virenial.com)

Jika tubuh si sakit tidak pernah digerakkan oleh orang yang sehat kemungkinan besar kulit pada bagian tubuh bagian bawah terkelupas, bahkan mungkin busuk. Akibat terlalu lama menjadi tumpuan dan tidak digerakkan.

Pada penerbangan haji, biasanya jamaah diajari oleh tim kesehatan dengan senam di pesawat. Dengan menggerakkan kaki, tangan, leher, tengkuk dan punggung.

Gerakan ringan itu selain dapat menghilangkan pegal-pegal juga untuk melancarkan peredaran darah. Karena duduk dalam waktu yang begitu lama di pesawat kelas ekonomi.

Saya pernah mengalami sakit gigi yang aneh. Tidak lobang, tidak goyang dan tidak bengkak tetapi gigi bagian kiri terasa nyeri dan susah untuk membuka mulut. Karena sudah tidak tahan lalu pergi ke dokter.

“Saat makan yang dipakai mengunyah geraham bagian mana ?” tanya dokter.

“Sebelah kanan dok” jawabku singkat

“Mulai sekarang pakailah keduanya. Kanan dan kiri bergantian” saran dokter

Nasehat dokter itu saya turuti. Di sore hari ternyata sembuh dan bisa membuka mulut seperti biasa. Tanpa obat tanpa injeksi. Gigi yang diam itu hanya perlu sering digerakkan.
Imam Syafi’i memberi nasehat begini.

إني رأيت وقوف الماء يفسده ** فان ساح طاب وان لم يجر لم يطب
والأسد لولا فراق الأرض ما احترست ** والسهم لولا فراق القوس لم يصب

Aku melihat air yang diam itu merusak

Jika ia mengalir menyehatkan bila berhenti membawa penyakit

Singa jika tidak meninggalkan sarangnya tidak dapat menjaga teritorialnya

Anak panah bila tidak lepas dari busurnya tidak akan mengenai sasaran

Bergerak dan menggerakkan menjadi kata kunci bertahan di masa covid-19 ini. Gerak dalam arti apa saja. Fisik, pikiran maupun ruhani. Atau bahkan ketiganya berjalin berkelindan.

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru