Jika tubuh si sakit tidak pernah digerakkan oleh orang yang sehat kemungkinan besar kulit pada bagian tubuh bagian bawah terkelupas, bahkan mungkin busuk. Akibat terlalu lama menjadi tumpuan dan tidak digerakkan.
Pada penerbangan haji, biasanya jamaah diajari oleh tim kesehatan dengan senam di pesawat. Dengan menggerakkan kaki, tangan, leher, tengkuk dan punggung.
Gerakan ringan itu selain dapat menghilangkan pegal-pegal juga untuk melancarkan peredaran darah. Karena duduk dalam waktu yang begitu lama di pesawat kelas ekonomi.
Saya pernah mengalami sakit gigi yang aneh. Tidak lobang, tidak goyang dan tidak bengkak tetapi gigi bagian kiri terasa nyeri dan susah untuk membuka mulut. Karena sudah tidak tahan lalu pergi ke dokter.
“Saat makan yang dipakai mengunyah geraham bagian mana ?” tanya dokter.
“Sebelah kanan dok” jawabku singkat
“Mulai sekarang pakailah keduanya. Kanan dan kiri bergantian” saran dokter
Nasehat dokter itu saya turuti. Di sore hari ternyata sembuh dan bisa membuka mulut seperti biasa. Tanpa obat tanpa injeksi. Gigi yang diam itu hanya perlu sering digerakkan.
Imam Syafi’i memberi nasehat begini.
إني رأيت وقوف الماء يفسده ** فان ساح طاب وان لم يجر لم يطب
والأسد لولا فراق الأرض ما احترست ** والسهم لولا فراق القوس لم يصب
Aku melihat air yang diam itu merusak
Jika ia mengalir menyehatkan bila berhenti membawa penyakit
Singa jika tidak meninggalkan sarangnya tidak dapat menjaga teritorialnya
Anak panah bila tidak lepas dari busurnya tidak akan mengenai sasaran
Bergerak dan menggerakkan menjadi kata kunci bertahan di masa covid-19 ini. Gerak dalam arti apa saja. Fisik, pikiran maupun ruhani. Atau bahkan ketiganya berjalin berkelindan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






