Sikap Tegas Jenderal Gatot Nurmantyo soal Perongrongan Pancasila

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 14 September 2020 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo. (Foto : Instagram @nurmantyo_gatot)

Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo. (Foto : Instagram @nurmantyo_gatot)

Opiniindonesia.com – Salah satu Presidium KAMI Nasional Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo menghadiri Deklarasi KAMI Jawa Barat bersama Presidium lainnya Prof. Dr. Din Syamsuddin dan Prof. Dr. Rochmat Wahhab. “Triumvirate” ini menyampaikan pidato “Menyelamatkan Indonesia” dalam acara tersebut.

Yang menarik dari pidato Jend. TNI Purn Gatot Nurmantyo adalah sikap tegasnya terhadap gejala terjadinya perongrongan ideologi Pancasila serta pembelaan terhadap “penistaan” hafidz Qur’an. Dua dimensi yang terintegrasi antara aspek kebangsaan dan keumatan.

Meski tak menunjuk siapa perongrong Pancasila itu tetapi arahnya jelas kepada pihak-pihak yang meragukan Pancasila dengan rumusan yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945.

Tentu sebagaimana selalu diingatkan Gatot saat menjadi Panglima TNI maka pergerakan anasir PKI atau kelompok Komunis patut untuk semakin diwaspadai.

Dengan merujuk pada peristiwa perlawanan TNI kepada perintah Komandan Cakrabirawa PKI Kol Untung, maka bawahan boleh melawan atasan yang berniat mengganggu bahkan mengganti Pancasila.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB