Sebab saat ngopi bareng. Tidak ada kehidupan yang buruk-buruk banget. Tidak ada pula manusia yang berniat jahat. Hanya proses yang menjadikan beda pendapat, proses pula yang membuat hasil kurang memuaskan. Jadi ngopi barreng saja dulu. Agar semua tetap waras, tetap dihadapi dengan rileks. Selagi masih bisa ngopi, tidak ada hal yang tidak bisa diselesaikan.
Kata kawan saya. Orang yang jarang ngopi bareng hidupnya sempit alias sesak. Semua hal yang kurang dan jelek pada diri orang lain selalu dipersoalkan. Nyinyir atau mencibir, seolah dirinya sudah baik. Maka ngopi barenglah dulu.
Ngopi bareng. Sungguh mengingatkan “nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?”. Agar siapapun, punya imunitas tubuh yang lebih sehat Apalagi di masa Covid-19. Agar hidup lebih optimis menapaki hari-hari ke depan.
Karena semuanya yang ada pada kamu dan pada kita sudah digariskan Ilahi Rabbi. Allah SWT sudah berkehendak atas apa yang dialami, atas apa yang terjadi. Semua kehendak Allah SWT. Maka yang tersisa, manusia hanya bisa ikhtiar yang baik dan doa yang baik.
Ngopi bareng itu hanya simbol.
Agar manusia tidak perlu terlalu ngotot untuk berkuasa, tidak perlu terlalu benci untuk memusuhi. Tidak usah terlalu cinta bila akhirnya kecewa.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya





