Ini Rahasia untuk Mengalahkan Prabowo di Pilpres 2019

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 31 Desember 2018 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari barat ke timur, rakyat merasa khawatir terhadap cara Jokowi mengelola pemerintahan. Khawatir terhadap kebijakan Jokowi yang memberikan keistimewaan kepada investasi RRC. Mereka dibolehkan membawa tenaga kerja sendiri.

Rakyat cemas melihat setiap hari di berbagai bandara, orang-orang yang berpenampilan rakyat RRC bisa masuk dengan mudah ke Indonesia. Rakyat merasa terancam karena mereka melihat Jokowi seperti menjual negara ini kepada orang asing, khususnya kepada RRC.

Rakyat paham kelakuan orang-orang yang mengendalikan Jokowi. Itulah sebabnya rakyat serentak menunjukkan perlawanan pada masa kampanye ini. Ke mana saja Prabowo-Sandi datang, massa rakyat selalu tumpah-ruah. Mereka datang sukarela. Bersusah payah.

Berbeda dengan kampanye Jokowi yang kosong melompong. Orang digiring untuk hadir. Masyarakat tidak antusias dengan Jokowi.

Jadi, kalau dilihat dari kampanye Prabowo-Sandi yang selalu membludak dan sebaliknya kampanye Ko-Ruf yang selalu kosong, seharusnya Erick Thohir (ketua TKN Ko-Ruf) sudah paham bahwa Jokowi akan kalah.

Nah, apa yang harus dilakukan oleh Jokowi dan TKN-nya supaya tidak kalah? Masih mungkinkah Jokowi menang?

Di bagian awal tadi saya katakan ada satu rahasia untuk mengalahkan Prabowo. Mudah sekali. Tidak ruwet. Simple saja. Asalkan Jokowi dan TKN-nya rela melakukan ini.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB