Ini yang Diberikan Pemuda untuk Menjadi Modal Terbesar Bangsa

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 Oktober 2020 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam sejarah berdiri nya Indonesia telah membuktikan bahwa peran pemuda sangat besar dalam perubahan dunia. (Foto: Pocura.id)

Dalam sejarah berdiri nya Indonesia telah membuktikan bahwa peran pemuda sangat besar dalam perubahan dunia. (Foto: Pocura.id)

Tantangan zaman sekarang telah berubah tidak lagi mencapai kemerdekaan sebagai bangsa yang lepas dari penjajahan, namun era globalisasi saat ini tanpa disadari masih saja terjadi penjajahan dari bangsa lain baik ekonomi dan teknologi yang melahirkan generasi milenial dengan karakternya yang serba instan dan konsumtif. Bisa juga disebut kaum rebahan yang suka bermalas-malasan.

Seringkali mereka melupakan sejarah bangsanya apalagi ditambah dengan wacana kurikulum akan dihapus pelajaran sejarah di sekolah, ini akan berdampak pada melunturnya kecintaan, kebanggaan serta kepercayaan diri sebagai bangsa.

Sungguh ini ada bentuk penjajahan baru di zaman digitalisasi dunia yang tujuannya menghapus peradaban suatu bangsa, dan untuk melupakan sejarah suatu bangsa, sungguh teramat miris jika ini terjadi.

Indonesia sebagai bangsa yang besar terdiri dari berbagai suku bangsa, penduduk terbesar ke 4 di dunia dengan segala potensinya seharusnya bisa menjadi modal untuk bisa menjadi negara maju tidak lagi menjadi negara tujuan utama pasar dunia.

Dengan menanamkan kecintaan, kebanggaan serta kepercayaan diri sebagai bangsa Indonesia saat ini dengan kembali mengingat sejarah bangsa merupakan bagian penting untuk meneruskan cita-cita pendiri bangsa.

Kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsanya akan menimbulkan semangat dan kepercayaan diri bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan segala potensi yang dimilikinya.

Ibarat kalau lelaki sudah cinta pada perempuan dan bangga pada pilihanya dan kepercayaan diri yang ada pada dirinya apapun akan diperjuangkannya meski rintangan harus dihadapi, bahkan kotoran kucing pun terasa coklat.

Oleh : Paman Aveng, Pekerja Swasta.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru