Khilafah Lagi deh, yang Dianggap Sebagai Ideologi Berbahaya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Khilafah (Foto : ibtimes.id)

Bendera Khilafah (Foto : ibtimes.id)

Kembali ke Khilafah, ini merupakan ilmu dalam perjalanan sejarah islam, sehingga merupakan bagian dari ajaran islam.

Setelah nabi besar kita Nabi Muhammad SAW meninggal, maka khalifah pertama dalam Khulafaur Rasyidin adalah khliafah Abu Bakar Ash Shiddiq , dilanjutkan Khalifah Umar Bin Khattab, Khilfah Utsman bin Affan, dan Khalifah Ali bin Abi Thalib, dan selanjutnya terus dilanjutkan dengan Dinasti Khilafah lainnya sampat ke Dinasti Ottoman.

Ini telah diajarkan di pesantren dari level Madrasah Diniyah sampai Madrasah Aliyah dan jika anggota Ormas tersebut diatas merasa pernah menjadi seorang “Santri” tentulah mereka pernah mempelajarinya.

Tentunya dalam kegaduhan demi kegaduhan ini yang memang terasa seperti dibuat2 dan hanya melibatkan serta ditujukan kepada umat islam itu sendiri.

Maka jelas disini yang paling diuntungkan adalah pihak2 yang sementara ini menjadi aman dan terlindungi dari yang seharusnya menjadi perhatian umat islam yaitu ; Komunis dan Ahmadiyah, Syi’ah serta aliran sesat lainnya yang dengan aman dapat terus berkembang serta terus merusak akidah umat islam secara berkelanjutan.
Naudzubillah Min Dzalik…

Film Dokumenter “Jejak Khilafah Di Nusantara (JKDN)” mungkin dapat menjadi alternative pembelajaran dan pengingat kembali tentang nomenklatur “khilafah” dan juga sekaligus memeberikan gambaran bagaimana sejarah islam yang telah dikubur dan dikaburkan oleh infiltrasi bangsa lain.

Oleh : H.G. Sutan Adil, Ketua DPP FKMI (Forum Komunikasi Muslim Indonesia)

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru