Tender Ulang Blok West Ganal, Kebijakan WAMEN KESDM Aneh

- Pewarta

Jumat, 10 Mei 2019 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opiniindonesia.com – Kebijakan Wakil Menteri ESDM membatalkan hasil lelang wilayah kerja West Ganal sangat patut dipertanyakan, karena alasan yang dikemukan sangat tidak masuk akal alias tak lazim, anehnya lelang sudah dievaluasi sejak Febuari 2019, mendadak dikatakan “term and condition” akan ditambahkan belakangan, tak sadar pak Wamen terkesan ingin mempermalukan KESDM telah tidak profesional dalam melakukan tender.

Kalau dalam lelang wilayah kerja saja begini caranya, maka pertanyaannnya gimana mau dapat minyak dan menumbuhkan minat investor dalam negeri dan luar negeri kalau model tender seperti ini masih bisa terjadi di era skrng.

Bisa jadi ditender ulang ini diduga karena hasil evaluasi lelang ternyata tidak sesuai skenario, dan praktek ini lazim dilakukan,

Mengingat kedua peserta lelang tersebut yaitu perusahaan Neptune Muara Bakau BV dan konsorsium Pertamina dgn Eni Indonesia adalah perusahaan migas yg sudah mempunyai reputasi internasional.

Oleh karena itu, KPK harus segera memantau proses retender ini dan menyelidiki apakah alasan yg dikemukan oleh Wamen KESDM Achadra Tahar itu masuk akal atau memang ada indikasi penyimpangan karena ada pesan sponsor.

Publik sangat menunggu hasil investigasi KPK bisa menyelidiki kasus retender ini, agar bisa menimbulkan kepercayaan publik proses tata kelola di Migas sudah benar.

Oleh : Yusri Usman, adalah Direktur Eksekutif CERI.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru