Kunjungan Prabowo mengindikasikan sinyal kuat AS akan mengendorse Prabowo pada pemilu 2024 yang akan datang.
AS juga butuh kerjasama dengan Indonesia sebagai ‘balance of power’ kedekatan Indonesia dengan Tiongkok, serta mensupport ‘freedom of navigation’ di Laut Cina Selatan.
Disamping itu, AS berkepentingan agar Indonesia membeli peralatan militer AS, seperti pesawat tempur F-35 ketimbang Sukhoi dari Rusia.
Ketiga, Indonesia adalah negara paling strategis di kawasan Asia Tenggara. Sejarah membuktikan bahwa salah satu kesuksesan pemimpin Indonesia adalah karena mendapat dukungan kuat dari negara besar.
Ini fakta. Sebelumnya, Prabowo juga diundang dan diterima oleh negara-negara besar lainnya, seperti Tiongkok, Rusia, Prancis, dan Jepang.
Tidak bisa disangkal bahwa hal ini menunjukan kapasitas Prabowo yang memang sangat diperhitungkan sebagai figur pemimpin Indonesia yang akan datang.
Oleh : Igor Dirgantara. Penulis adalah Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN)
Halaman : 1 2





