In Memorium Jacob Oetama: Ayo Beca’an Mas…

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 10 September 2020 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jacob Oetama adalah tokoh besar yang menjadi sosok panutan kalangan jurnalis. (Foto: Instagram @bregasyekti)

Jacob Oetama adalah tokoh besar yang menjadi sosok panutan kalangan jurnalis. (Foto: Instagram @bregasyekti)

“Ayooo Mas Nig becaan…..,” tiba-tiba suara ramai kami dibelah oleh suara dengan logat Jawa yang kental, menyebut dan mengajak saya. Kami semua menoleh. Tokoh besar itu, ta Pak JO tiba-tiba mengajak saya. Saya tersipu-sipu, semua yang hadir terheran-heran.

Tak lama becak sudah bergerak. Antara senang dan sungkan bercampur aduk. Bayangkan sejak 1981-1994 saya ada di Kompas dan Mingguan BOLA, seingat saya hanya dua kali saya bertemu Pak JO.

Pertama sesaat setelah untuk pertama kali sejak 1977 ikut Sea Games, Indonesia gagal dinpenyisihan grup. Kalah 5-0 dari Thailand, menang 2-1 atas Burma, dan serin1-1 dengan Brunei Darussalam. Buntut kegagalan itu, terjadi perseteruan antara Iswadi Idris, pelatih dengan Siswanto, pemain.

Kompas yang menurunkan beritanya, polemik itu diselesaikan di ruang Pak JO. Semua pihak diundang, termasuk saya. Al-hasil persoalan selesai dengan baik.

Lalu yang kedua, sekitar 1988an. Saya, Mas Zaenal Effendi (fotographer),Kang Hikmat, lebih dulu tiba di kantor BOLA, Pal Merah, setelah rapat tahunsn di Cipanas. Tiba-tiba Pak JO muncul. Intinya mencari mas Sumo dan Mas Nito.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru