In Memorium Jacob Oetama: Ayo Beca’an Mas…

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 10 September 2020 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jacob Oetama adalah tokoh besar yang menjadi sosok panutan kalangan jurnalis. (Foto: Instagram @bregasyekti)

Jacob Oetama adalah tokoh besar yang menjadi sosok panutan kalangan jurnalis. (Foto: Instagram @bregasyekti)

Kalaupun ada dua kisah lagi, ini disampaikan oleh Bang Valens saat rapat desk olahraga. “Pak JO senang dengan tulusan Nig terkait pernikahan dua penerjun Yasmin dan Mandagi, ” katanya.

Dan saat putaran 12 besar Perserikatan yang membuat Kompas Oplahnya naik signiifikan. Tapi, itu pun secara global, meski lagi-lagi kata Bang Valens, memuji mn, inisial saya.

Tapi, kok, di sini, di Solo, Pak JO seperti akrab sekali dengan saya. “Mas Nig, hati-hati ya di tempat yang baru. Anda membawa nama kami semua, ” ujar Pak JO.

Masih tutur Pak JO, jaga prestasi, jaga kinerja yang sudah diperoleh dari Pal Merah Selatan. Dan, segudang nasehat yang sangat berharga tumpah dalam becak-becakan itu.

Tak terasa hampir satu jam kami berkeliling. Becak pun kembali ke tempat awal. “Jangan pernah sungkan untuk kembali jika tak betah di tempat yang baru,” ujar Pak JO sambil meninggalkan saya tersipu-sipu.

Ya, sejak Mei 1994, saya resmi mundur dari KKG (Kelompok Kompas Gramedia) setalah 14 berada di barisan Pal Merah Selatan. Sejak itu, Bakrie Grup merekrut saya untuk mengawal Media GO, Nusa Bali, Sinar Pagi, dan Berita Buana.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru