Dalam kondisi seperti ini memang jasa para buzzer dan influencer sangat diperlukan. Tinggal kita yang menyimak propagandanya bagus atau tidak masuk akal dalam mempromosikan jagoan yang membayarnya.
Alih-alih belajar untuk lebih kritis menyimak komunikasi promosi yang dibangin oleh para buzzer dan influencer lewat media sosial.
Sebab upaya kita dalam menjaga kesehatan tidak cuma dalam arti fisik, tapi juga meliputi akal yang sehat untuk mencerna semua berita dan cerita yang berseliweran di media massa. Artinya, rakyat bisa lebih bijak menyikapi semua masalah yang liar hendak menjdikan kita sebagai mangsa.
Jadi biarlah Pilkada serentak terus dilaksanakan. Toh resikonya tidak akan kita tanggung sendiri. Sebab mereka yang berhak mengambil keputusan dan melaksanakannya akan mendapat konsekuensi sendiri.
Rakyat sebagai pemilih harus pasti lebih pandai memposisikan diri sebaik-baik mungkin.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






