Sehingga terpaksa harus adakan kereta ekonomi berAC dengan harga terjangkau. Kalau BUMN karya pembangun infrastruktur, mohon maaf, itu “jeruk makan jeruk”. Efek terhadap pemberdayaan ekonominya kecil juga terhadap pertumbuhan.
Ini soksokan mau terapkan Teori Keynes tapi malah terjadi stagnasi dan yang maju malah ekonomi konsumsi. BUMN itu harus mendorong ekonomi produksi, dengan memperkuat nilai tukar matapencarian warga.
Oleh : S. Indro Tjahyono, Koordinator Lembaga Pengawas Aset Milik Negara






