Karena semakin sibuk kita belajar, maka akan semakin sempit waktu kita untuk berbuat buruk kepada orang lain. Kita hanya perlu hati untuk meluabngkan waktu untuk terus belajar dan berbuat baik. Untuk diri sendiri dan untuk orang lain.
Bu Tejo di film “Tilik” itu senang menggunjing atau gibah bukan karena sifat dan karakternya semata. Tapi karena Bu Tejo punya waktu yang cukup untuk menggunjing dan membicarakan kejelekan orang lain.
Tanpa bisa menjelekkan dirinya sendiri. Jadi Bu, sibukkan saja terus diri kita untuk berbuat yang baik. Biar tidak ada waktu untuk yang sia-sia atau tidak perlu sama sekali.
Intinya Bu, jangan buru-buru menilai orang lain. Dan sibukkan terus untuk berbuat baik dan belajar yang baik. Agar tidak ada waktu kita untuk bergunjing atau apa pun yang tidak bermanfaat.
Oleh : Syarifudin Yunus, Pegiat Literasi TBM Lentera Pustaka





