Wafatnya Sang Legenda Bola, Diego ‘Gol Tangan Tuhan’ Maradona

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 26 November 2020 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diego Armando Maradona adalah mantan pemain sepak bola legendaris Argentina. /M. Nigara.

Diego Armando Maradona adalah mantan pemain sepak bola legendaris Argentina. /M. Nigara.

OPINI INDONESIA – Paus Francis tersenyum. Ia juga berasal dari Argentina. Saat itu Ia mengunjungi klub sepokbola di Buienes Aires, Argentina: the Sportivo Pereyra de Barracas FC.

Di plafon tempat latihan tergambar versi lain dari lukisan klasik Michael Angelo. Asli lukisannya, satu figur bergambar Nabi Adam. Satu Figur lagi metafora gambar Tuhan.

Dalam lukisan yang asli, telunjuk Tuhan bersentuhan dengan telunjuk Nabi Adam.

Tapi di klub bola itu, gambar Nabi Adam diganti dengan gambar Lionel Messi. Dan metafor Tuhan diganti dengan gambar Maradona.

Di sana, di satu komunitas Argentina, sepakbola adalah agama. Lionel Messi adalah Nabi. Dan Maradona adalah Tuhan.

Mengitari gambar Lionel Messi (Nabi) dan Maradona (Tuhan), terpampang banyak gambar malaikat. Di gambar itu malaikat adalah legenda pemain bola hebat Argentina lain: Mario Kempes, Gabriel Batitusta, Ariel Ortega, dan sebagainya.

Sang pelukis, Santiago Barbaeito, menyatakan Ia hanya mengekspresikan psikologi kolektif penggemar bola di sana. Maradona (Tuhan) mengijinkan Lionel Messi (Nabi) melanjutkan keindahan sepakbola.

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru