Di waktu senggang, the goal of century di Youtube itu sering saya ulang- ulang menontonnya.
Hingga hari ini, goal itu tetap dikenang sebagai goal terindah. Mustahil seorang pemain dengan kecepatan sangat tinggi melewati lima pemain lawan tanpa skill bola yang maha tinggi.
Tahun 2000, FIFA mengumumkan pemain terbesar selama 100 tahun terakhir.
Melalui internet, Maradona terpilih di rangking satu dengan angka 53, 6 persen. Ia mengalahkan Pele di nomor dua dengan angka 18,53 persen.
Namun FIFA juga membuat metode lain untuk memilih pemain terbaik abad itu. Kini yang memilih adalah pelatih bola, wartawan dan pengurus FIFA. Hasilnya, Pele nomor satu dengan skor 72,75 persen. Maradona nomor tiga dengan skor 6 persen.
Berdasarkan dua metode di atas, akhirnya, FIFA menetapkan dua pemain: Pele dan Maradona sebagai penerima gelar bersama sebagai pemain terbaik abad ini. (3)
Hebatnya Maradona itu kemampuan individual dan leadershipnya dalam mengangkat tim. Pele dikelilingi pemain besar lain untuk sukses.






