Wafatnya Sang Legenda Bola, Diego ‘Gol Tangan Tuhan’ Maradona

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 26 November 2020 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diego Armando Maradona adalah mantan pemain sepak bola legendaris Argentina. /M. Nigara.

Diego Armando Maradona adalah mantan pemain sepak bola legendaris Argentina. /M. Nigara.

Namun banyak ahli bola menyetujui. Maradona mengangkat timmya ke puncak itu karena kerja dan kharismanya pribadi. Karya individual. Single handedly.

Ketika Maradona mengangkat Argentina menjadi Juara Dunia di tahun 1986, ia tidak ditemani pemain besar lain di timnya. Ketika Maradona mengangkat klub kecil Napoli untuk juara seri paling terhormat di Italia (seri A 1986/1987 dan 1989/1990), Ia juga praktis tak ditemani pemain besar lain dalam satu tim itu.

Hebatnya peran Maradona di Napoli, membuat walikota setempat berseru. Setelah wafatnya Maradona, ia mengusulkan nama stadium di kota itu diganti, dari Stadio San Paulo menjadi Stadio Maradona.

Namun tak hanya sinar terang di dada Maradona. Sisi gelap juga tersembunyi di dadanya yang lain.

Ia terlibat narkoba sejak masih aktif di sepakbola. Di tahun 1991, justru di puncak karirnya di Napoli, ia ditangkap. Ia pun dikenakan sanksi 14 bulan.

Kembali Maradona terbukti menggunakan obat terlarang. Kali ini di tahun 1994. Saat itu Ia bermain di World Cup. Ia pun diberi sanksi dilarang bermain di sisa pertandingan.

Setelah itu berita Maradona lebih banyak soal kesehatannya. Ia terkena obesitas. Operasi jantung. Operasi lambung. Operasi kepala.

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru