OPINI INDONESIA – Guru kencing sambil berdiri murid kencing sambil berlari. Itu peribahasa yang dulu diajarkan kepada siswa sekolah dasar. Intinya pesan soal meralitas.
Guru masti digugu dan ditiru. Sekali guru melakukan perbuatan yang tidak baik, seperti kencing sambil berdiri maka murid akan menirunya lebih liar.
Peribahasa tersebut mungkin tidak lagi relefan, karena fasilitas kencing di tempat publik rata-rata di desein untuk kencing sambil berdiri.
Bukan hanya di sekolahan, kantor dan terminal tetapi juga fasilitas ibadah seperti masjid dan mushalla di tanah air. Bahkan juga lembaga yang membawa nama syari’ah pun tidak berbeda.
Sebenarnya ajaran Islam tentang kencing itu bagaimana. Berdiri atau jongkok ?
Ada beberapa hadis yang bila dibaca sepintas kesannya kontradiktif. Yaitu yang diriwayatkan oleh Aisyah dan Hudzaifah. Berikut ini yang dari istri Nabi saw. Aisyah ra.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
مَنْ حَدَّثَكُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ قَائِمًا فَلَا تُصَدِّقُوهُ مَا كَانَ يَبُولُ إِلَّا جَالِسًا
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






