Guru Kencing Sambil Berdiri, Murid Kencing Sambil Berlari

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 23 November 2020 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas kencing di tempat publik rata-rata di desein untuk kencing sambil berdiri. /pixabay.com/@markusspiske.

Fasilitas kencing di tempat publik rata-rata di desein untuk kencing sambil berdiri. /pixabay.com/@markusspiske.

OPINI INDONESIA – Guru kencing sambil berdiri murid kencing sambil berlari. Itu peribahasa yang dulu diajarkan kepada siswa sekolah dasar. Intinya pesan soal meralitas.

Guru masti digugu dan ditiru. Sekali guru melakukan perbuatan yang tidak baik, seperti kencing sambil berdiri maka murid akan menirunya lebih liar.

Peribahasa tersebut mungkin tidak lagi relefan, karena fasilitas kencing di tempat publik rata-rata di desein untuk kencing sambil berdiri.

Bukan hanya di sekolahan, kantor dan terminal tetapi juga fasilitas ibadah seperti masjid dan mushalla di tanah air. Bahkan juga lembaga yang membawa nama syari’ah pun tidak berbeda.

Sebenarnya ajaran Islam tentang kencing itu bagaimana. Berdiri atau jongkok ?

Ada beberapa hadis yang bila dibaca sepintas kesannya kontradiktif. Yaitu yang diriwayatkan oleh Aisyah dan Hudzaifah. Berikut ini yang dari istri Nabi saw. Aisyah ra.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
مَنْ حَدَّثَكُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ قَائِمًا فَلَا تُصَدِّقُوهُ مَا كَانَ يَبُولُ إِلَّا جَالِسًا

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru