Siapa yang Diuntungkan dalam Peristiwa Penembakan Terhadap 6 Laskar FPI?

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 10 Desember 2020 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alumnus PPSA XVII-2011 LEMHANNAS RI, Nicholay Aprilindo. /Nicholay Aprilindo.

Alumnus PPSA XVII-2011 LEMHANNAS RI, Nicholay Aprilindo. /Nicholay Aprilindo.

OPINI INDONESIA – Peristiwa tewasnya enam orang laskar FPI yang ditembak oleh OTK di jalan tol Jakarta-Karawang km.50 pada hari Senin dini hari tanggal 7 Desember 2020 menimbulkan berbagai persoalan.

Setelah peristiwa tersebut tidak lama berselang Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil didampingi Pangdam Jaya melakukan jumpa pers dengan menyebutkan versi polisi, telah terjadi peristiwa baku tembak antara polisi dengan pengawal khusus Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab, menurut versi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol.Fadil bahwa para pengawal khusus HRS melakukan penyerangan terlebih dahulu terhadap petugas kepolisian yang sedang melakukan tugas “membuntuti” rombongan HRS dengan “memepet” kendaraan mobil petugas dan menyerang serta menembaki petugas sehingga terjadi baku tembak antara petugas dengan pengawal khusus HRS yang menyebabkan kematian 6 (enam) orang pengawal khusus HRS.

Namun dipihak lain menurut keterangan versi FPI yang disampaikan juru bicara FPI Munarman, SH. dan Kuasa hukum (Pengacara) Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar membeberkan, justru rombongan kliennya lah yang diserang terlebih dulu. Dia menyebut, klien dan keluarganya diserang di jalan bebas hambatan tersebut.

“Semalam IB (Rizieq Shihab) dengan keluarga termasuk cucu yang masih balita, menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi. Sekali lagi ini pengajian subuh internal khusus keluarga inti.” tutur Aziz dalam keterangannya, Senin, 7 Desember 2020.

Menurut Aziz, dalam perjalanan menuju lokasi pengajian subuh keluarga itu mendadak rombongan Rizieq Shihab dihadang oleh orang tidak dikenal layaknya preman. Mereka lantas melepaskan tembakan ke laskar pengawal.

“Kami duga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuk mencelakakan IB.” jelas dia.

Aziz menyebut, enam anggota laskar pengawal Rizieq Shihab kini belum diketahui nasibnya. Dia menduga mereka diculik oleh para orang tidak dikenal tersebut.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru