Suatu paham hegemoni yang di manapun tidak ingin bersandingan dengan kelompok lainnya. Rejim penguasa komunis dalam kurun 7 dasawarasa itu telah membantai sebanyak 120 juta manusia. Demikian tulis Joseph Rumel.
Dan sebagaimana telah kalian baca dalam “Banjir Darah”. Di negeri ini, selama kurun 42 tahun dari 1926-1968, idiologi itu berulang kali melakukan hal yang sama. Dengan amat gigihnya.
Bangsa mana pun tak ingin dibatasi oleh sebuah tembok idiologi yang memisahkan satu sama lainnya. Bersyurlah kita memiliki Pancasila. Idiologi negara pemersatu bagi saudara setanah air.
Selalu terdapat batas jelas yang memisahkan antara haq dan bathil. Terdapat ciri yang jelas: siapa Pancasilais dan siapa perongrong oportunis.
Selamat hari kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020.
Oleh : Anab Afifi, adalah seorang konsultan komunikasi dan penulis Buku.
Halaman : 1 2






