Argumentasinya Sangat Jelas, Ayo Hentikan Demokrasi Kriminal

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 September 2020 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonom pro rakyat, Dr Rizal Ramli. (Foto: Instagram @rizalramli.official)

Ekonom pro rakyat, Dr Rizal Ramli. (Foto: Instagram @rizalramli.official)

Yang terjadi justru terciptanya oligarki politik dan oligarki bisnis gaya baru yang sangat dominan dimana peran kapitalis dan swasta sudah jauh masuk dalam mempengaruhi kebijakan Negara demi kepentingan pribadi dan kelompok. Tak terlepas juga dalam penegakan hukum yang sangat berpihak dan tidak berimbang.

Sejarah Pemilu mencatat bahwa Pemilu Tahun 2004 merupakan pemilu yang terbaik yang pernah diadakan setelah reformasi. Saat itu terdapat 5 paslon yang bertarung yaitu ;

Nomor urut 1 adalah pasangan Wiranto dan Salahuddin Wahid yang diusung Partai Golkar. Di belakangnya di no 2, ada Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi yang dicalonkan PDIP.

Kemudian, nomor urut 3 ditempati pasangan Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo yang dicalonkan PAN. Sementara itu nomor urut 4 ditempati pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla yang diangkat oleh 3 parpol sekaligus: Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Terakhir, pasangan Hamzah Haz dan Agum Gumelar yang dicalonkan PPP menempati nomor urut ke-5.

Dengan banyaknya paslon presiden dan wakilnya yang bertarung, maka rakyat menjadi leluasa memilih calon pemimpin, dan terbukti dengan terpilihnya pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla saat itu, secara umum mereka dapat melaksanakan good government dg baik.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru