Merayakan Pandemi lewat Koalisi Rakyat, Filantrofi dan Parlemen

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 November 2020 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Hidayat, M.Pd, adalah seorang Guru/pendidik. (Foto: Ahmad Hidayat)

Ahmad Hidayat, M.Pd, adalah seorang Guru/pendidik. (Foto: Ahmad Hidayat)

Dan cara yang dapat dilakukannya pun sama yakni dengan menerapkan non-pharmaceutical interventions (NPI) atau intervensi nonfarmasi, yakni langkah-langkah yang dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus dengan mengurangi kontak dalam populasi.

Lockdown, PSBB atau Isolasi mandiri misalnya. Namun apakah ini dapat optimal dilakukan? Tanpa persatuan sepertinya akan sangat sulit. Contohnya, pelanggaran PSBB atau pengucilan yang dilakukan oleh masyarakat kepada orang yang diisolasi.

Contoh tersebut akan berdampak buruk pada psikologis. Hal ini nantinya akan membuat orang tak jujur tentang kondisi kesehatannya.

Pemberian nuraga dan empati kepada orang yang positif covid 19 atau dalam pemantauan yang sedang diisolasi akan sangat membantu memutus rantai penularan covid 19. Persatuan antar rakyat adalah kunci utama dalam memerangi covid 19 ini.

Lembaga filantrofi yang memang umumnya bergerak dibidang kemanusiaan pun membutuhkan rakyat untuk menerima dan memberi. Kekuatan lembaga filantropi tergantung pada kekuatan persatuan rakyat.

Rakyat golongan menengah ke atas membantu golongan menengah ke bawah, dan rakyat golongan menengah ke bawah saling membantu sesama dengan menerapkan perilaku-perilaku yang menguatkan ekonomi dan kesehatan.

Rakyat yang memiliki waktu dan tenaga membantu menjadi relawan di lapangan, dan rakyat yang memiliki dana lebih membantu menguatkan pendanaan. Rakyat yang membantu dan rakyat yang dibantu bersatu. Maka semakin lengkaplah persatuan antar rakyat.

Pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan yang dilakukan oleh lembaga filantrofi juga turut membantu membangun ekonomi saat pandemi.

Juga mengenai kesehatan dan ketahanan peangan serta gizi yang banyak diberikan oleh relawan filantrofi sangat membantu rakyat dan pemerintah.

Filantrofi, pemerintah dan lembaga ilmu pengetahuan juga harus bersatu dalam melakukan penelitian lanjutan mengenai covid 19 ini agar masyarakat memiliki informasi akurat untuk menjaga diri.

Bergeraknya relawan dalam membantu masyarakat menjadikan mereka adiwira yang patut kita syukuri. Inilah yang disebut dengan satu ikatan keberanian dan persatuan.

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru