Gerakan literasi adalah spirit abad 21. Itu pula yang jadi sebab lahirnya Gerakan Literasi Nasional (GLN) sebagai implementasi PP Mendikbud No. 23/ 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.
Maka agar menjadi bangsa yang unggul di tengah arus globalisasi dan revolusi industri 4.0, ada 3 (tiga) fokus dan poros pendidikan nasional Indonesia, yaitu: 1) literasi dasar, 2) kompetensi, dan 3) kualitas karakter.
Literasi dasar sebagai poros pendidikan mencakup 6 (enam) hal, yaitu; 1) literasi baca-tulis, 2) literasi numerasi, 3) literasi sains, 4) literasi digital, 5) literasi finansial, dan 6) literasi budaya dan kewargaan.
Berbekal literasi dasar itulah diharapkan terbentuk 4 (empat) kompetensi pendidikan yang mencakup 1) kemampuan berpikir kritis, 2) kreativitas, 3) komunikasi, dan 4) kolaborasi.
Ujungnya, puncak kecakapan literasi dasar dan kompetensi akan bermuara pada kualitas karakter pendidikan Indonesia yang 1) religius, 2) nasionalis, 3) mandiri, 4) gotong royong, dan 5) integritas.






