Erick Thohir Lepas Sebanyak 6.432 Pemudik di Monumen Nasional, Mudik Asyik Bersama BUMN 2024

- Pewarta

Sabtu, 6 April 2024 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir melepas 6.432 pemudik peserta program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 di Monas, Jakarta, Jumat (5/4/2024). (Dok. BRI)

Menteri BUMN Erick Thohir melepas 6.432 pemudik peserta program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 di Monas, Jakarta, Jumat (5/4/2024). (Dok. BRI)

HARIANINVESTOR.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melepas 6.432 pemudik peserta program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 dalam acara pelepasan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (5/4/2024)

Erick mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya BUMN untuk membantu masyarakat.

Utamanya masyarakat kurang mampu yang ingin mudik lebaran dengan aman dan nyaman.

Program ini juga merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor.

Karena menurut Erick, data menunjukkan bahwa kecelakaan tertinggi terjadi pada pemudik yang menggunakan sepeda motor, yaitu sekitar 77 persen dari total kecelakaan.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melakukan migrasi, bagaimana kita menciptakan mudik yang aman dan nyaman dan sampai bertemu keluarga di rumah,” lanjut Erick.

Baca artikel lainnya di sini : Komunikasi dengan Transisi Pemerintahan Baru Dilakukan, Sri Mulyani: APBN 2025 Tetap Kami Susun

Program Mudik Asyik Bersama BUMN pada hari ini memberangkatkan 6.432 pemudik ke 107 tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Sebanyak 131 bus, 1 bus listrik, dan 1 bus khusus pemudik disabilitas disediakan untuk mengantarkan para pemudik ke kampung halaman mereka.

Baca artikel lainnya di sini : Tol Bocimi Longsor, PT Waskita Karya Tbk dan PT Waskita Toll Road Tinjau Lokasi untuk Penanganan

Erick menyebut total pemudik yang ikut serta dalam program Mudik Asyik Bersama BUMN tahun ini mencapai 99.000.

Tujuan mudik para pemudik beragam, antara lain 30.000 pemudik menuju Jawa Timur.

25.000 pemudik menuju Jawa Tengah, 1.000 lebih pemudik menuju Jawa Barat, dan 5.000 lebih pemudik menuju Sumatera.

Program ini didukung oleh 88 perusahaan dan anak perusahaan BUMN.

Erick berharap program yang sudah berjalan lima tahun ini dapat dilanjutkan karena merupakan bagian dari kepedulian BUMN.

Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, untuk membantu masyarakat di tengah menurunnya daya beli.

“Insyaallah, BUMN bisa hadir membantu masyarakat,” ujar Eriick.

Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 menyediakan 1.225 bus, 60 kereta api, dan 15 kapal laut untuk mengantarkan para pemudik ke lebih dari 200 kota di seluruh Indonesia.

Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pergerakan mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4 persen dibanding 2023.***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Kontennews.com dan Seleb.news

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 05315557788, 0878557788, 0811115 7788

Berita Terkait

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui
Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi
Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar
Momentum Bullish Pasar RI Menguat, CSA Index Agustus 2025 Jadi Pemicu Utama
Manfaat Press Release Berbayar untuk Publikasi Cepat dan Reputasi Bisnis
Rekening Tidak Aktif Ditertibkan, Bank Tegaskan Keamanan Dana Nasabah Terjaga

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 09:37 WIB

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:28 WIB

Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar

Berita Terbaru