Gerak Cepat BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar dan Jabar

- Pewarta

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CSR BRI Peduli bergerak cepat melakukan penyaluran bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Sumbar dan Jabar. (Dok. BRI)

CSR BRI Peduli bergerak cepat melakukan penyaluran bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Sumbar dan Jabar. (Dok. BRI)

HARIANINVESTOR.COM  – Banjir bandang akibat hujan deras diserta longsor menerjang beberapa wilayah di tanah air.

Akibatnya, banyak rumah terendam air dan warga mengungsi ke tempat yang aman.

BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli bergerak cepat melakukan penyaluran bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai daerah.

Di Kab. Pesisir Selatan, Prov. Sumatera Barat, hujan deras dan cuaca buruk pada Kamis (7/3/2024) menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan tanah longsor serta menelan korban jiwa.

BRI menyalurkan bantuan berupa pemberian ratusan paket makanan cepat saji dan sembako bagi warga terdampak.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa bantuan diserahkan langsung oleh pekerja BRI melalui Kantor Unit Kerja BRI terdekat di Pesisir Selatan.

“Kami memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban mereka,” ungkapnya.

Selain Pesisir Selatan, hujan deras yang melanda wilayah Kab. Cirebon. Prov. Jawa Barat pada Kamis (7/3/2024) menyebabkan tanggul jebol dan beberapa wilayah di Kab. Cirebon terendam banjir.

Di wilayah tersebut, BRI menyalurkan bantuan berupa pemberian makanan cepat saji, sembako, peralatan mandi, selimut, dsb.

Bantuan tanggap bencana juga disalurkan bagi warga di wilayah di Desa Cibedug, Kec. Rongga Kab. Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat yang terkena dampak bencana longsor akibat hujan deras dan cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa penyaluran paket sembako seperti beras, mie instan, susu, minyak goreng, kornet, sarden, biskuit dan lain lain.

BRI juga bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.

Catur menegaskan, BRI sebagai salah satu BUMN besar di Indonesia, melalui program BRI Peduli selalu turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Melalui unit kerja kami yang tersebar di penjuru negeri, BRI selalu aktif dan bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana yang melanda beberapa wilayah di Indonesia.”

“Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat agar dapat segera pulih,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui
Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi
Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar
Momentum Bullish Pasar RI Menguat, CSA Index Agustus 2025 Jadi Pemicu Utama
Manfaat Press Release Berbayar untuk Publikasi Cepat dan Reputasi Bisnis
Rekening Tidak Aktif Ditertibkan, Bank Tegaskan Keamanan Dana Nasabah Terjaga

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 09:37 WIB

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:28 WIB

Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar

Berita Terbaru