Kerja Keras Ganjar Singkirkan Puan Maharani dan Budi Gunawan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 Oktober 2020 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pwanowo. (Foto: Instagram @ganjar_pranowo)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pwanowo. (Foto: Instagram @ganjar_pranowo)

Opiniindonesia.com – Terjadi persaingan ketat di PDIP, siapa yang akan maju di pilpres 2024. Mega akan maju jika elektabilitasnya memungkinkan. Jika berat, setidaknya ada Puan Maharani dan Budi Gunawan.

Karir Puan baik di PDIP maupun di pemerintahan cukup bagus. Di PDIP, Puan pernah menjadi wakil ketua. Di pemerintahan, Puan menjabat menko PMK sebelum dilantik menjadi ketua DPR.

Pengalaman politik Puan Maharani dianggap lebih dari cukup jika didapok menjadi capres 2024. Dan sepertinya, Puan memang dipersiapkan oleh Megawati untuk menjadi capres 2024. Minimal cawapres.

Sayangnya, elektabilitas Puan stagnan. Jauh tertinggal dari Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah dua periode. Mungkin karena Puan belum terlalu serius menggarap branding dirinya untuk nyapres.

Di sisi lain, posisi Ganjar sebagai gubernur, nampaknya telah secara serius digarap menjadi panggung untuk menaikkan popularitas lelaki dari Purworejo ini. Menjadi drama, kata Pigai. Tim media dan medsos Ganjar bekerja efektif.

Selfie di tempat karantina pasien, sidak ke bandara, berpenampilan informal dengan pasang senyumnya yang khas, adalah setting pencitraan yang sukses digarap oleh tim Ganjar untuk meningkatkan popularitasnya.

Dan ini bagian dari kerja keras yang harus dilakukan Ganjar jika ingin singkirkan Puan Maharani, juga Budi Gunawan.

Agak mirip dengan Jokowi. Ketika popularitas Jokowi tinggi, maka terjadi gelombang dukungan dari kader PDIP untuk capreskan mantan walikota Solo ini. Megawati terdesak, dan akhirnya tersingkir. 2014, Megawati pun digantikan Jokowi untuk menjadi capres.

Apakah Puan Maharani akan tersingkir juga oleh Ganjar? Tak menutup kemungkinan. Jika Puan tak serius menyiapkan tim untuk branding dirinya, maka besar kemungkinan juga akan tersingkir. Seperti ibunya. Apalagi lihat kerja serius Ganjar yang sangat sistematis.

Apabila ini terjadi, maka trah Soekarno mungkin memang ditakdirkan sementara untuk urus partai. Sedangkan capres menjadi ladang untuk kader yang lain.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru