Sebelumnya, pada Juli 2010, bersama angggota DPR Chandra Tirta Wijaya, Guru Besar FEUI Sri-Edi Swasono dan Jajaran Pimpinan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), IRESS telah membacakan sikap penolakan kepada pemerintah (Kementrian BUMN) agar rencana IPO Pertamina Hulu Energy (PHE) segera dibatalkan.
Rencana IPO 20% saham PHE yang saat itu dimintakan persetujuannya kepada DPR akhirnya dibatalkan pemerintah.
Pada November 2019, IRESS kembali menolak rencana pemerintah melakukan “IPO terselubung” berupa akuisisi Pertagas oleh PGN. Penolakan IRESS ini hanya berbentuk tulisan terbuka.
Semula sikap ini akan disampaikan pada satu seminar di Ruang GBHN Nusantara V DPR/MPR, tetapi batal karena wakil dari Serikat Pekerja Pertamina belakangan mengundurkan diri akibat tekanan dari manajemen.
Salah seorang pengurusnya malah “dibuang” ke luar Jawa, karena coba-coba mengganggu agenda “IPO terselubung” tersebut.






