Sikap Bambang Pacul, panggilan akrab ketua DPD PDIP Jateng, dibully netizen yang diduga para pendukung Ganjar. “Gak apa-apa saya dibully. Saya gak butuh jaga image” kata Ketua PDIP Jateng ini.
Sejauhmana kekuatan Ganjar dan para pendukungnya mampu menundukkan Megawati dan menggeser posisi Puan Maharani? Masih perlu dilihat lebih jauh manuver yang akan dilakukan Ganjar kedepan.
Ada hal yang nampaknya juga dikhawatirkan oleh Megawati. Jika Ganjar didukung untuk maju, lalu jadi presiden, bagaimana nasib kepemimpinan PDIP pasca Megawati? Sebagai orang kuat, mudah bagi Ganjar untuk ambil alih kepemimpinan PDIP yang ditinggalkan Megawati. Karena, di PDIP tak ada yang lebih kuat dari Megawati selain presiden.
Megawati mungkin juga berhitung jika 2024 mendukung kader yang bukan trah Soekarno, atau tokoh yang sudah dipersiapkan oleh Megawati. Ini akan jadi ancaman. Merusak rencana kaderisasi.
Dalam situasi dimana Ganjar mulai diwaspadai, apakah Ganjar akan menggunakan pendukungnya untuk melawan dan mendesak Megawati? Apakah Ganjar juga akan menggunakan kekuatan Presiden Jokowi untuk mendesak Megawati? Sebagaimana Prasetyo Edi Marsudi ketika ingin menjadi ketua DPRD DKI. Atau Ganjar akan mencari tiket di luar PDIP?
Oleh : Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa






