Selamatkan Indonesia dengan Hukum Pancasila, Bukan Menindas

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 2 Oktober 2020 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar Hukum/Guru Besar Filsafat Pancasila Undip, Prof Dr Pierre Suteki SH MHum. (Foto : Tintasiyasi.com)

Pakar Hukum/Guru Besar Filsafat Pancasila Undip, Prof Dr Pierre Suteki SH MHum. (Foto : Tintasiyasi.com)

Dan sistem pemerintahan yang tidak demokratis, mana mungkin mampu menghormati (to respect), memenuhi (to fullfil) serta melindungi (to protect) Hak Asasi Manusia (HAM). Hubungan ini yang kita sebut dengan HUBUNGAN PIRAMIDAL antara ROL, DEMOKRASI dan HAM.

Hukum yang baik hanya mungkin dibuat dan ditegakkan oleh manusia-manusia yang baik, yakni manusia yang mengutamakan keselamatan manusia, keselamatan rakyat di atas segala kepentingan. Bukan sebaliknya kepentingan di atas keselamatan manusia atau rakyat.

Bagi bangsa, salah satu ukuran manusia yang baik adalah manusia yang memiliki karakter dasar Pancasila. Itu pun jika Pancasila dimaknai secara murni dan konsekuen, bukan makna yang diperoleh dari rezim yang jauh tersentuh dari nilai-nilai dasar Pancasila.

Kesaktian Pancasila hanya akan mewujud jika rezim itu memiliki kedekatan dan sekaligus menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, bukan pada ideologi kapitalisme dan komunisme.

Terbukti, komunisme itu bahaya latent dan kapitalisme itu bahaya nyata. Jika suatu rezim ternyata justru jauh dan menjauhkan sistem pemerintahannya dari penerapan nilai Pancasila dan lebih senang berselingkuh dengan ideologi kapitalisme dan komunisme, maka Pancasila tidak lebih hanya sekedar mantra-mantra yang sudah kehilangan ruh kesaktiannya, justru yang menggejala adalah KESAKITAN PANCASILA.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru