Sebagai anak TNI, anak kolong dan keluarga besar TNI, jujur hal ini sangat membakar dada saya. Begitu juga dengan para anak-anak kolong yang lain. Bahkan para prajurit TNI yang aktif pun geram dan marah melihat mantan Panglima mereka di persekusi bahkan sampai dilontari perkataan kotor. Ini sebenarnya sudah sangat keterlaluan.
Siapa lagi kelompok yang punya kelakuan seperti ini ? Suatu kelompok yang jangankan kata-kata kotor, membunuh dan menganiaya jendral TNI, ulama, rakyat tak berdosapun pernah mereka lakukan tanpa rasa berdosa.
Akhirnya kita tahu, ketegasan Pak GN terhadap kebangkitan komunis dan ketegasan Pak GN serta perlawanannya terhadap upaya mengganti Pancasila telah membuat kelompok tersebut macam cacing kepanasan, marah dan kejang-kejang.
Tak sengaja, ungkapan Pak GN akhirnya memancing mereka semua keluar dan puncaknya adalah pada upaya persekusi terhadap Jendral GN di Magelang dan Surabaya.
Dengan kondisi ini tentunya yang kita soroti adalah kemana negara ? Kenapa hal ini bisa terjadi di sebuah negara yang katanya demokrasi ? Sebuah negara yang katanya berPancasila ?
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya






