Humor Hoax : Kritik Sosial kepada Penguasa

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 Mei 2021 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati dan peneliti humor, Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, D. Jupriono. /Dok. D. Jupriono

Pemerhati dan peneliti humor, Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, D. Jupriono. /Dok. D. Jupriono

Fungsi Sosial Humor Berita Hoax

Sampai batas-batas tertentu, jika dilihat dari fungsi sosialnya, pesan-pesan jenaka berita hoax ternyata juga berkemungkinan mengandung setidaknya dua fungsi konstruktif. Pertama, ia dapat menegaskan eksistensi dan identitas suatu kolektif. Kedua, ia juga dapat mengirim pesan-pesan kritik kekuasan dan kontrol sosial-politis kepada kelompok-kelompok dominan-koersif yang sedang berkuasa, baik dalam pangung politik maupun agama.

Fungsi sosial pertama, menegaskan eksistensi dan identitas, sesungguhnya otomatis diemban oleh semua berita hoax. Indikatornya adalah dengan menyebut nama lembaga (bank, ormas agama, nama tokoh), dengan sendirinya eksistensinya masing-masing di sisi satu sedang diakui sekaligus identitasnya dipertegas dengan diperhadapkan kepada lembaga atau tokoh lain. Perhatikan lagi contoh berikut (6):

(6) MAHASISWA UNAIR TEMUKAN VIRUS BARU

Tiga orang mahasiswa Kedokteran Unair berhasil menemukan virus baru melalui risetnya sepanjang 1 tahun belum lama ini. Virus tersebut tidak sangat berbahaya (tidak mematikan) tetapi cukup mengganggu kenyamanan tubuh.

Virus ini biasa menyerang kulit tipis ari, utamanya kulit pantat anak-anak. Jika menyerang, kulit pantat akan terasa gatal, kadang kulit menjadi merah-merah dan sedikit perih.

Virus dimaksud banyak ditemukan di pantai mana pun yang berpasir lembut. Nama virus ini adalah Little Bond Sier. Dibaca: Li-Tel-Bon-Sir … Silite Gatel Kelebon Pasir ….

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru