Humor Hoax : Kritik Sosial kepada Penguasa

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 Mei 2021 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati dan peneliti humor, Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, D. Jupriono. /Dok. D. Jupriono

Pemerhati dan peneliti humor, Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, D. Jupriono. /Dok. D. Jupriono

Terlepas dari apakah bener-benar mahasiswa Unair menemukan itu, bukan itu soalnya!  Yang jelas Unair sebagai lembaga telah disebut. Humor ini menegaskan keberadaan (eksistensinya) di antara kampus-kampus PTN/PTS lain di Indonesia. Identitasnya terbangun dengan menyandingkan secara imajinatif dengan kampus-kampus lain (yang tidak tersebutkan).

Fungsi sosial kedua adalah melancarkan kritik sosial. Pada humor berita hoax (1) jelas sekali itu sebuah kritik yang satiris kepada Gubernus DKI Anies sebagai penguasa yang dianggap otoriter. Begitu juga humor (3): kritik sosial ditujukan kepada ormas-ormas Islam (PP Muhammadiyah, PBNU, Persis, Kementerian Agama, dan MUI Pusat) yang hingga sekarang belum dapat menghapus kesan berbeda/berseberangan di mata umatnya. Maka, sebenarnyalah kritik yang disampaikan oleh humor berita hoax ini jelas konstruktif.

Selanjutnya perhatikan, humor berita hoax berikut (7):

(7) AIR KELAPA DAPAT GANTIKAN BENSIN

Seorang siswa SMK Otomotif di Boyolali, yang pernah sukses mendesain mobil Esemka, berhasil menemukan bahan bakar pengganti bensin dengan bahan dasar air kelapa.

Caranyapun relatif mudah:

1. Tuangkan air kelapa ke dalam botol, kemudian diamkan sekitar 2 jam.

2. Masukkan botol kedalam tas kemudian tutup rapat, hindarkan dari sinar matahari

3. Nyalakan mobil/motor anda dan berkendaralah seperti biasa hingga bensin di motor anda habis

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru