Humor Hoax : Kritik Sosial kepada Penguasa

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 Mei 2021 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati dan peneliti humor, Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, D. Jupriono. /Dok. D. Jupriono

Pemerhati dan peneliti humor, Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, D. Jupriono. /Dok. D. Jupriono

(3) SERUAN BERSAMA SEMUA ORMAS ISLAM MENJELANG RAMADHAN

Alhamdulillah …

Akhirnya tidak ada lagi perbedaan. Sudah tercapai kesepakatan bulat antara PP Muhammadiyah, PBNU, Persis, Kementerian Agama, dan MUI Pusat, bahwa berbuka puasa harus menunggu adzan mahgrib berkumandang.

Kita bersyukur karena semua golongan dan aliran lebih mengedepankan ukhuwah islamiyah daripada ego-ego sektarian.

Sejak awal harus dipahami bahwa maksud “menyatukan pihak-pihak yang tengah memperuncing konflik” ini adalah bahwa untuk sementara semua pihak yang berbeda (atau berdebat sengit) pasti berhenti dan ganti menjadi tersenyum-senyum.

Humor ini bermaksud menyadarkan pembaca bahwa segenting apa pun sebuah perbedaan dan pertentangan, sebenarnya selalu ada benang merah yang mempertemukan dan harus diupayakan agar selalu ada. Potensi afiliatif seperti ini mungkin saja dituduh sebagai upaya mengalihkan persoalan, bahkan mungkin tindak eskapisme: lari dari persoalan. Biarlah, yang penting, upaya mencapai titik persinggungan, agar  lebih melihat persamaan dan melupakan perbedaan, sudah terjadi secara alami.

Kandungan pesan-pesan afiliatif dapat juga ditemukan dengan meresapi humor berita hoax berikut (4):

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru