Habibie, N250 Gatotkaca, dan Akhir Tragis Perjalanan Dirgantara Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 30 Agustus 2020 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Adapun figur-figur dalam produksi pengembangan pesawat tipe N250 adalah pakar Manufacturing : Budi Santoso
Pakar Structure : Arie Wibowo
Pakar Electrical System : Irzal Rinaldi Zailani
Pakar Design : Andi Alisjahbana.

Sebagaimana diketahui, setahun setelah peluncuran pesawat ini Indonesia dilanda krisis moneter. Krisis ekonomi yang berimbas pada krisis politik sehingga Presiden Soeharto pada akhirnya jatuh.

Bagi industri pesawat terbang, krisis ini tidak hanya berimplikasi secara ekonomi tapi juga politik. Secara ekonomi, industri pesawat terbang tidak lagi mendapat dukungan keuangan negara. Sehingga IPTN terpaksa harus merumahkan sekitar 4.000 karyawannya. Sementara secara politik, IPTN tidak lagi mendapat sokongan keuangan dari pemerintah.

Mematuhi MoU dengan IMF, pemberi pinjaman untuk mengeluarkan Indonesia dari krisis, pemerintah Indonesia terpaksa mengeluarkan proyek industri pesawat terbang nasional sebagai bagian dari penyelematan ekonomi.

Namun sebagaimana Orde Lama yang tidak menjadikan situasi sulit dalam mempertahankan kemerdekaan sebagai alasan untuk tidak mengembangkan industri pesawat terbang, begitu juga dengan pasca pemerintah setelah Orde Baru. Meski demikian, masih dalam masa recovery, setahap demi setahap industri pesawat terbang nusantara tetap dicoba untuk dipulihkan.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru