Sebagaimana yang dikemukakan Asymawi dalam buku Al- Islam Al Siyasi “Tuhan menginginkan Islam sebagai sebuah agama, tetapi manusia membelokkannya menjadi politik. Agama bersifat umum, universal dan menyeluruh. Sedangkan politikterbatas dalam ruang dan waktu”.
Dalam Al-Qur’an surat An-Nur ayat 55 bahwa Allah menjanjikan akan memberikan imam atau khalifah bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh.
Tujuannya ada dua, yaitu memberikan keteguhan dalam beragama Islam dan memberikan keamanan menghadapi berbagai ancaman yang menimbulkan ketakutan.
Oleh karenanya kedatangan khalifah di dunia untuk memberikan kedamaian kepada umat, bukan sebaliknya menebar rasa takut hingga bencana peperangan atau pembunuhan untuk memperoleh kekuasaan.
Konsep Khilafah yang dibawa oleh Hizbut Tahrir dengan seorang khalifah sebagai pemimpinnya. Kata Khilafah juga merupakan perkembangan dari Khalifah, yang mana Khalifah berkali-kali disebutkan dalam ayat suci Al-Qur’an diantaranya sebagai berikut:
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi” (Q.S. Al-Baqarah ayat 30)
“Hai Daud, sesungguhnya Kami jadikan kamu Khalifah di muka Bumi “ (Q.S. Shad ayat 26)
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Selanjutnya





