Berdasarkan maksim tutur H.P. Grice (Yule, 1996), prinsip kesantunan G.N. Leech (Crystal, 1997), parameter pragmatik Brown & Levinson (Levinson, 1995), dan ketaksaan makna (Raskin, 1985; Chiaro, 1992), masalah ini akan diidentifikasikan ke dalam pertanyaan berikut.
(i) Bagaimana HGD dalam perspektif maksim tutur Grice? (ii) Bagaimana HGD dalam perspektif prinsip kesantunan Leech? (iii) Bagaimana kesesuaian HGD dengan parameter pragmatik Brown & Levinson?
Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi, baik teoretis maupun praktis.
Secara teoretis, penelitian ini
(a) memperkaya kajian dan memperluas cakrawala riset dalam pragmatik, analisis wacana, sosiolinguistik, dan humorologi. Secara praktis, penelitian ini memberikan tiga manfaat, yaitu:
(b) membantu memahami fenomena sosial, politik, dan budaya GD secara lebih komprehensif, simpatik, dan empatik, sesuai dengan hal-hal yang dominan pada GD, sehingga mampu menukiki keutuhan personalitas seorang GD;
(c) menunjukkan relasi sosial budaya, politik, dan kekuasaan dalam suatu era rezim, yang terkemas dalam humor verbal.
TEORI TINDAK TUTUR
Bahasa dan berbahasa adalah tindakan yang tidak pernah steril dari interaksi kepentingan, tidak pernah netral dari muatan nilai-nilai sosial.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
Keduanya adalah salah satu aksi sosial. Sebagai sebuah tindakan, menurut Searle, berbahasa adalah tindak tutur (speech acts) (Crystal, 1997).
Ada tiga jenis tindakan pragmatis yang dapat diwujudkan melalu tindak tutur, yaitu tindak lokusioner (locutionary act, mengungkapkan sesuatu), tindak ilokusioner (illocutionary act, melakukan sesuatu), dan tindak perlokusioner (perlocutionary act, mempengaruhi lawan bicara).
Berdasarkan tindak tutur ini, suatu tuturan mungkin meraih dua fungsi sekaligus. Tuturan humor, misalnya, di samping melakukan sesuatu (menghibur), juga mempengaruhi lawan bicara, dalam arti memberi kritik sosial terhadap segala ketimpangan di masyarakat (Wijana, 1996).
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya






